Thursday, March 26, 2015

Keutamaan shalat

Keutamaan shalat

Apa manfaat yang akan kita peroleh dari melaksanakan shalat? Apa pula kerugianya jika kita meninggalkanya? Mungkin ulasan dibawah ini akan sedikit memberi pencerahan kepada saudara sekalian yang dimuliakan Allah.

Adapun apa yang kamu dapatkan dari shalatmu, maka semuanya adalah baik. Kamu dan saudaramu, kaum muslimin mendapatkan semua manfaatnya. Bukankah kita sebagai umat muslim sangat berharap ampunan Allah SWT atas segala kesalahan-kesalahan kita? Maka dengan shalatlah semua bisa kita raih.
Sesungguhnya manfaat shalat jauh lebih agung daripada yang dapat kita hitung, kita tidak akan pernah mampu menghitungnya. Seseorang boleh menghitung keistimewaan shalat sesuai kadar kemampuan orang tersebut, dan jika kita tidak mampu menghitungnya secara sempurna, maka paling tidak kita mampu menyebutkan sebagianya.
  • Shalat mampu mencegah kita dari perbuatan keji dan mungkar. Sebagaimana firman Allah SWT:

أُتْلُ مَاأُوحِيَ إِلَيْكَ مِنَ الكِتَبِ وَأَقِمِ الصَّلَوةَ صلى إِنَّ الصَّلَوةَ تَنْهَى عَنِ الْفَحْشَآءِ وَالْمُنْكَر، وَلَذِكْرُاللهِ أَكْبَرُ، وَاللهُ يَعْلَمُ مَا تَصْنَعُونَ.  
Artinya: “Bacalah apa yang telah diwahyukan kepadamu, yaitu Al kitab (Alqur’an) dan dirikanlah shalat. Sesungguhnya shalat itu mencegah dari (perbuatan) keji dan mungkar. Dan sesungguhnya mengingat Allah (shalat) adalah lebih besar (keutamaanya dari ibadah ibadah yang lainya). Dan Allah mengetahui apa yang kamu kerjakan.” (QS Al-Ankabut:45)

Berdasarkan Hadits Abdullah bin Mas’ud RA, dia berkata:
Aku bertanya kepada Rosulullah SAW, amal apa yang paling utama? Beliau menjawab: shalat pada waktunya. Kemudian apa lagi? Beliau menjawab: berbakti kepada orang tua. Kemudian apa lagi? Beliau menjawab: Berjihad dijalan Allah.”

  • Shalat sebagai penolongmu dikala dalam kesulitan dan pengurai belenggu berbagai macam masalah dan urusan. Allah SWT berfirman dalam surah Albaqoroh: 45.
وَسْتَعِينُوا بِالصَّبْرِ وَالصَّلاَةِ وَإِنَّهَا لَكَبِيْرَةٌ إِلاَّ عَلَى الخَاشِعِيْنَ.
Jadikanlah sabar dan shalat sebagai penolongmu. Dan sesungguhnya yang demikian itu sungguh berat, kecuali bagi orang-orang yang khusyu’.” (Al-baqoroh: 45)

Shalat adalah ketenangan bagi pikiran dan jasmanimu dari berbagai kesibukan hidup dan kepenatan kerja sehari hari. Shalat adalah faktor utama penguat hubungan kita antar sesama muslim, persamaan hak antar sesama manusia, timbulnya kesucian jiwa dari rasa permusuhan dan tipu daya.



Wednesday, March 25, 2015

Keistimewaan Shalat

Dalam islam, shalat memiliki keistimewaan tersendiri jika dibandingkan dengan ibadah-ibadah yang lainya, antara lain adalah:
  • Allah Subhanahu Wa Ta’ala menyebut shalat dengan sebutan/istilah Iman, sebagaimana Firman Allah SWT:
    Dan Allah tidak akan menyia-nyiakan imanmu. Sesungguhnya Allah Maha Pengasih lagi Maha Penyayang kepada manusia” (QS. Albaqoroh: ayat 143)

  • Sholat disebut dengan istilah khusus untuk menunjukkan keistimewaanya dibandingkan syari’at islam yang lainya.

Allah SWT berfirman dalam surah al-ankabut: 45
Bacalah apa yang telah diwahyukan kepadamu, yaitu Alkitab (Al-qur’an)

Membacanya, mengikutinya dan beramal denganya termasuk ajaran agama, kemudian Allah Berfirman:
“Dan dirikanlah shalat”

“dan telah kami wahyukan kepada mereka mengerjakan kebajikan, dan mendirikan shalat” (al-anbiya’ 73)
Shalat dikhususkan penyebutanya, dan masih banyak ayat-ayat yang lainya yang menyebutkan tentang keistimewaan shalat.
  • Shalat seringkali disandingkan dengan ibadah lain dalam penyebutanya.
“dan dirikanlah shalat, tunaikanlah zakat dan ruku’lah beserta orang orang yang ruku’.” (Albaqoroh: 43)

“Maka dirikanlah shalat karena Tuhanmu; dan berkorbanlah.” (Alkautsar ayat 2)
  • Allah memerintahkan Nabi-Nya untuk bersabar atasnya,
dan perintahkan kepada keluargamu mendirikan shalat dan bersabarlah kamu dalam mengerjakanya”
  • Allah mewajibkan dalam sgala kondisi. Baik sakit, takut, bepergian atau dalam situasi apapun tidak ada alasan untuk meninggalkan shalat. Tetapi terkadang ada keringanan dalam mengerjakan shalat. Misal dalam bepergian kita boleh untuk menjamak dan menqosor shalat. Namu sedikitpun kita tidak pernah boleh meninggalkan shalat.
  • Allah memerintahkan kepada kita untuk melakukan shalat dalam kondisi yang paling sempurna, diantaranya bersuci (berwudhu), nenakai pakaian yang bersih dan bagus serta menutup aurat dan menghadap kiblat. Hal tersebut tidak terdapat dalam ibadah lain selain shalat.
  • Pelaksanaan shalat melibatkan semua anggota tubuh, baik lisan, anggota badan, dan hati. Dan yang demikian juga tidak terdapat dalam ibadah lain.
  • Shalat merupakan ibadah yang diberlakukan bagi penghuni langit dan syurga. Dan menjadi pokok ajaran dari setiap Nabi.

Serta masih banyak lagi keutamaan keutamaan shalat lainya yang kita sendiri masih belum mengetahuinya. Karena sholat sendiri adalah merupakan tiang dari agama islam, artinya shalat sangatlah penting bagi kita. Jangan pernah sekali kali kita meninggalkan shalat dalam keadaan apapun. 

Monday, March 23, 2015

Jenis jenis Shalat Sunnah

Jenis jenis shalat sunnah

Artikel ini adalah kelanjutan dari artikel sebelumnya dengan judul macam macam shalat sunnah. Shalat sunnah memang terdapat beberapa macam, dan alangkah beruntungnya kita jika kita mampu melanggengkan satu atau dua dari beberapa shalat sunnah. Melanggengkan shalat tahajjud dan sholat dhuha, misalkan.
Shalat sunnah selain yang sudah dibahas pada artikel sebelumnya adalah:
Jenis jenis shalat sunnah

  • Shalat Istikhoroh

Dalam Sholat ini kita sebagai seorang muslim bertujuan memohon kepada Allah agar diberi petunjuk atas kebimbangan kita dalam suatu masalah. Sebagai contoh kita sedang bimbang antara dua pilihan yang menurut kita sama sama bagus, maka kita disunnahkan untuk shalat istikharah, memohon petunjuk dari Allah agar dipilihkan yang terbaik untuk kita dari kedua pilihan tersebut.
Niat sholat istikhoroh:
 

  • Sholat Hajjat

Ketika kita memiliki hajat, harapan, keinginan yang penting dan mendesak, kita disunnahkan untuk sholat hajat. Sholat hajat berjumlah dua rokaat, namun ketika teramat penting urusan anda, ada baiknya kita sholat hajat sebanyak 12 rokaat.

  • Sholat Tasbih

Sholat tasbih berjumlah 4 rokaat. Kita sangat dianjurkan untuk melanggengkan sholat tasbih dalam keseharian kita, atau setidaknya kita pernah sholat tasbih, meskipun hanya satu kali seumur hidup.

  • Sholat idul adha

Dilaksanakan secara berjama’ah dipagi hari saat Hari Raya Iedul Adha (hari raya Qurban)Niat sholat idul adha:

  • Sholat idul fitri

Dilaksanakan secara berjama’ah dipagi hari saat Hari Raya Iedul Fitri.
Niat sholat idul fitri:

  • Sholat Taubat

Sholat taubat adalah sholat yang bertujuan memohon ampun (bertaubat) kepada Allah SWT. Dilaksanakan sebanyak dua rokaat dan memperbanyak membaca istighfar setelah salam.
Lafad Niat sholat taubat:

  • Sholat sunnah Mutlaq

Sholat yang tidak ada ketentuan waktu dan sebab, boleh dilakukan kapan saja.  Tidak seperti sholat sholat sunnah yang sudah kami ulas diatas, seperti sholat dhuha, sholat rawatib yang waktunya tertentu. Sedangkan sholat sunnah mutlaq tidak ditentukan waktu dan sebabnya.
Niatnya begini:

أُصَلِّى سُنَّةً للهِ تَعَالَى

Sunday, March 22, 2015

Pengertian Tayamum

Pengertian tayamum

Tayamum adalah pengganti wudhu ketika tidak ada air disekitar kita dan kita sudah memasuki waktu sholat. Tayamum dilakukan menggunakan debu sebagai pengganti air dengan cara mengusapkannya ke anggota badan yang wajib kita usap ketika tayamum.
Tayamum disyari’atkan berdasarkan Firman Allah SWT:


Semua ibadah yang mensyaratkan berwudhu, boleh diganti dengan bertayamum ketika benar benar tidak ada air disekitar kita. Untuk sholat, satu kali tayamum hanya boleh untuk satu waktu sholat. Jadi harus diperbarui ketika masuk waktu sholat berikutnya. Tidak seperti wudhu yang diperbolehkan untuk melakukan sholat 5 waktu hanya dengan satu kali wudhu, selam belum batal.

Alasan alasan yang memperbolehkan bertayamum

  • Tidak ada air yang cukup untuk mengambil wudhu.
  • Air yang ada hanya cuku untuk keperluan minum, misalkan.
  • Karena sakit atau sesuatu hal yang lain yang tidak memperbolehkan kita untuk terkena air, karena terlalu berbahaya jika terkena air.

Syarat syarat bertayamum

  • Menggunakan debu yang suci.
  • Bukan debu yang musta’mal (sudah dipakai untuk tayamum).
  • Debu tidak tercampur dengan tepung atau yang lainya.
  • Mengusap muka dan kedua tangan  sebanyak dua kali.
Rukun tayamum
  • Niat.

  • Mengusap muka dengan debu.
  • Mengusap kedua tangan sampai siku.
  • Tertib.

Sunnah sunnah tayamum
  • Membaca basmalah di awal permulaan dan dilanjutkan membaca niat.
  • Mendahulukan anggota tayamum yang kanan.

Hal hal yang membatalkan tayamum
  • Apa apa yang membatalkan wudhu juga membatalkan tayamum.
  • Menemukan air dan waktu sholat masih cukup. Harus mengambil wudhu dan mengulangi sholat.
  • Keluar dari islam (Murtad).
Untuk ikhwanul muslimin yang belum pernah samasekali praktek bertayamum, ada baiknya mencari pembimbing untuk mengajari cara bertayamum yang benar dan sah menurut ajaran islam yang kita yakini, karena siapa tahu kelak kita pada posisi dimana daerah sekitar kita tidak ada air yang bisa kita gunakan untuk berwudhu, artinya kita harus bertayamum sebagai pengganti wudhu.

Saturday, March 21, 2015

Macam macam Shalat Sunnah

Macam macam  Shalat Sunnah
Seperti yang telah kita ketahui bahwa shalat terdiri dari beberapa macam dan jenis hukumnya. Ada shalat fardhu (shalat yang wajib kita kerjakan), juga ada shalat sunnah. Shalat sunnah adalah shalat yang akan mendapatkan pahala apabila dikerjakan, dan tidak akan mendapat siksa jika tidak mengerjakanya.

Jenis jenis shalat sunnah beserta niatnya
Shalat sunnah yang akan coba kita jelaskan adalah beberapa sholat sunnah yang sering kita kerjakan dalam sehari hari.

Sholat sunnah dhuha
Waktu mengerjakan sholat dhuha adalah sejak matahari naik setinggi kira kira satu tombak sampai kira kira jam 11.00 siang. Pada umumnya shalat dhuha didirikan sebanyak 2 rokaat, namun bisa juga empat rokaat, dua kali salam (2rokaatX2), dan yang paling bagus adalah 8 rokaat. Adapun niatnya adalah seperti ini:

أُصَلِّى سُنَّةَ الضُّحَى رَكْعَتَيْنِ للهِ تَعَالَى

Penjelasan tentang sholat sunnah rawatib beserta niatnya sudah kami jelaskan pada artikel sebelumnya dengan judul macam macam shalat rawatib.

Sholat sunnah 2 rokaat wudhu
Sholat sunnah 2 rokaat setelah wudhu ini dikerjakan setelah wudhu secara beriringan dan tidak boleh ada jeda yang terlalu panjang.
Niat sholat sunnah 2rokaat wudhu:
أُصَلِّى سُنَّةَ الوُضُوْءِ رَكْعَتَيْنِ للهِ تَعَالَى

Sholat sunnah tahiyyatal masjid
Dikerjakan ketika kita berada/datang ke masjid, sholat ini disunnahkan ketika kita memasuki masjid. Niatnya adalah:
أُصَلِّى سُنَّةَ التَّحِيَّةَ المَسْجِدِ رَكْعَتَيْنِ للهِ تَعَالَى

Sholat sunnah witir
Niat sholat witir adalah seperti ini:
أُصَلِّى رَكْعَتَيْنِ مِنَ الْوِتْرِ سُنَّةً للهِ تَعَالَى

Sholat sunnah tarawih
Sholat sunnah tarawih adalah sholat sunnah yang dikerjakan pada bulan ramadhan, dikerjakan setelah sholat Isya’. Adapun bilangan rokaatnya adalah 20 rokaat (menurut madzhab Imam Syafi’i). Boleh dikerjakan sendirian, namun dianjurkan untuk berjama’ah.
Niatnya adalah: 

 أُصَلِّى سُنَّةَ التَّرَاوِيْحِ رَكْعَتَيْنِ للهِ تَعَالَى 
      
Sholat sunnah tahajjud
Sholat tahajjud adalah sholat sunnah yang dikerjakan pada malam hari setelah sholat isya’ dan selepas tidur.
Niat sholat tahajjud: 
 أُصَلِّى سُنَّةَ التَّحَجُّدِ رَكْعَتَيْنِ للهِ تَعَالَى

Monday, March 16, 2015

Macam Macam Shalat Rawatib

Shalat sunnah rawatib adalah shalat yang dikerjakan mengiringi shalat fardhu. Shalat rawatib sendiri ada dua macam, shalat sunnah qobliyah (shalat sunnah yang dikerjakan sebelum shalat fardhu), dan shalat sunnah ba’diyah (shalat yang dikerjakan sesudah shalat fardhu). Shalat sunnah qobliyah adalah shalat sunnah yang disunnahkan dikerjakan sebelum shalat 5 waktu, shalat sunnah qobliyah dhuhur, ashar, maghrib, isya’, dan subuh. Dan shalat sunnah ba’diyah merupakan shalat sunnah yang sunnah dikerjakan sesudah shalat fardhu 5 waktu, kecuali subuh dan ashar. Jadi untuk subuh dan ashar tidak ada yang namanya shalat sunnah ba’diyah.

Adapun Bacaan niat shalat sunnah rawatib adalah sebagai berikut:

  • Niat shalat sunnah sebelum subuh (qobliyah subuh):

أُصَلِّى سُنَّةَ الصُّبْحِ رَكْعَتَيْنِ قَبْلِيَّةً للهِ تَعَالَى
Artinya: Aku berniat sholat sunnah qobliyyah subuh dua rokaat karena Allah Ta’ala.
  • Niat shalat sunnah sebelum shalat dhuhur:

أُصَلِّى سُنَّةَ الظُّهْرِ رَكْعَتَيْنِ قَبْلِيَّةً للهِ تَعَالَى
Artinya: Aku berniat sholat sunnah qobliyyah dhuhur dua rokaat karena Allah Ta’ala.

  • Niat shalat sunnah sebelum shalat Ashar:

أُصَلِّى سُنَّةَ الْعَصْرِ رَكْعَتَيْنِ قَبْلِيَّةً للهِ تَعَالَى
Artinya: Aku berniat sholat sunnah qobliyyah ashar dua rokaat karena Allah Ta’ala.

  • Niat shalat sunnah sebelum shalat Maghrib:

أُصَلِّى سُنَّةَ الْمَغْرِبِ رَكْعَتَيْنِ قَبْلِيَّةً للهِ تَعَالَى
Artinya: Aku berniat sholat sunnah qobliyyah maghrib dua rokaat karena Allah Ta’ala.

  • Niat shalat sunnah sebelum shalat Isya’:

أُصَلِّى سُنَّةَ الْعِشَاءِ رَكْعَتَيْنِ قَبْلِيَّةً للهِ تَعَالَى
Artinya: Aku berniat sholat sunnah qobliyyah isya’ dua rokaat karena Allah Ta’ala.


Bacaan niat shalat sunnah ba’diyah
  • Niat shalat sunnah setelah shalat dhuhur:

أُصَلِّى سُنَّةَ الظُّهْرِ رَكْعَتَيْنِ بَعْدِيَّةً للهِ تَعَالَى
Artinya: Aku berniat sholat sunnah ba’diyyah dhuhur dua rokaat karena Allah Ta’ala.

  • Niat shalat sunnah setelah shalat Maghrib:

أُصَلِّى سُنَّةَ الْمَغْرِبِ رَكْعَتَيْنِ بَعْدِيَّةً للهِ تَعَالَى
Artinya: Aku berniat sholat sunnah ba’diyyah maghrib dua rokaat karena Allah Ta’ala.

  • Niat shalat sunnah setelah shalat Isya’:

أُصَلِّى سُنَّةَ الْعِشَاءِ رَكْعَتَيْنِ بَعْدِيَّةً للهِ تَعَالَى
Artinya: Aku berniat sholat sunnah ba’diyyah isya’ dua rokaat karena Allah Ta’ala.





Sunday, March 15, 2015

Hal-hal Yang Membatalkan Shalat

Perkara yang membatalkan Sholat:
  • Jika meninggalkan salah satu rukun atau syarat dengan sengaja ataupun diluar kesengajaan, ataupun lupa, atau meninggalkan yang wajib dengan sengaja.
  • Melakukan gerakan yang tidak dilarang dalam sholat.
  • Membuka aurat
  • Makan, Minum, berbicara, tertawa dengan sengaja.

Orang yang meninggalkan syarat atau rukun karena faktor ketidaktahuan, jika masih memungkinkan  atau waktunya masih cukup untuk mengulangi sholat, maka orang tersebut wajib mengulangi sholatnya, namun jika waktu sholat sudah maka tidak wajib baginya untuk mengulangi sholat.
Apabila dalam sholat lupa atau meninggalkan salah satu rukun sholat dan orang tersebut ingat sebelum sholatnya selesai, Maka kita diperintahkan untuk melakukan sujud sahwi.
Sujud sahwi adalah: dua sujud dalam sholat fardhu atau sunnah, dilakukan setelah tahiyyat akhir lalu setelahnya baru salam.

Hikmah dari sujud sahwi
Allah swt menciptakan sifat lupa, dan setan selalu berusaha merusak sholat kita dengan hitungan rokaat yang lebih, kurang, dan ragu ragu. Daan Allah memerintahkan sujud sahwi bertujuan agar setan marah, dan sujud sahwi sebagai pengganti kekurangan sholat kita.
Sebab sebab sujud sahwi ada tiga: Jumlah rokaat lebih, kurang, atau ragu ragu.
  • Apabila menambah salah satu rukun sholat karena lupa, seperti berdiri, sujud, ruku’, atau sholat sebanyak lima rokaat dalam sholat yang seharusnya 4 rokaat. maka diwajibkan baginya sujud sahwi karena sifat lupanya.
  • Apabila mengurangi salah satu rukun sholat, apabila kembali ingat sebelum sampai lagi pada rukun yang sama pada rokaat berikutnya, maka wajib baginya kembali melakukannya, dan lalu jika ingat setelah sampai pada rukun yang sama pada rakaat selanjutnya, maka rokaatnya batal. Apabila baru ingat setelah selesai salam, maka wajib melakukan rukun yang ditinggalkan, dan melakukan sujud sahwi.
  • Apabila meninggalkan salah satu wajib shalat, seperti lupa tidak mengerjakan tahiyat awal, maka tidak perlu melakukan tahiyyat sbg pengganti, dan wajib sujud sahwi sebelum salam.
  • Apabila ragu tentang jumlah bilangan rakaat, baru tiga rakaat atau empat rakaat, maka menganggap yang lebih sedikit, lalu menambah satu rakaat lagi, dan sujud sahwi sebelum salam, atau sesuai yang diyakini.

    Link list