Friday, March 13, 2015

Definisi Sholat

Sholat secara bahasa berarti Do’a, sebab kata sholat sendiri mengandung makna do’a. Sedangkan menurut istilah fiqih sholat mempunyai arti ibadah kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala yang didalam sholat tersebut terdiri dari bacaan dan gerakan yang khusus, seperti sujud, ruku’, menghadap kiblat, membaca surat Al-fatiha, dimulai dengan takbiratul ihram dan ditutup dengan salam.

Menurut ajaran Islam Shalatmerupakan tiang agama yang tidak akan tegak sebuah agama kecuali dengan menegakkanya (Mendirikan Shalat), apabila kita ummat islam tidak menegakkan sholat berarti kita meruntuhkan agama kita sendiri (Islam). Sholat adalah ibadah badaniyah yang paling utama dan pertama diwajibkan oleh Allah Subhanahu Wa Ta’ala. Keutamaan sholat adalah Allah tidak menggunakan perantara Malaikat Jibril ketika akan mewajibkan Sholat kepada Rosulullah SAW, tidak seperti ketika Allah mewajibkan ibadah ibadah lainya yang melaui perantara Malaikat Jibril untuk menyampaikanya kepada Rosulullah SAW. Allah mewajibkan sholat kepada Rosulullah SAW langsung melalui peristiwa Isra’ dan Mi’raj dari Majidil Haram menuju Masjidil Aqsa kemudian naik ke Sidrotul Muntaha untuk memerima perintah sholat 5 waktu.

Sholat 5 waktu wajib hukumnya bagi setiap muslim yang berakal dan sudah mencapai aqil baligh, wajib bagi laki-laki dan perempuan, kaya dan miskin, sedang bepergian ataupun tidak, dalam kondisi sehat ataupun sakit.

Sholat 5 waktu tersebut adalah sebagai berikut:
  1. Sholat Subuh: sholat subuh terdiri dari dua rokaat, waktunya sejak terbit fajar sodiq sampai sebelum terbit matahari. Dan sebaik baiknya sholat adalah mensegerakanya.
  2. Sholat Dhuhur: terdiri dari 4 rokaat, sejak tergelincirnya matahari dari tengah langit sampai ketika bayangan suatu benda sama panjangnya dengan benda tersebut.
  3. Sholat Ashar: sholat Ashar juga berjumlah 4 rokaat, waktunya sejak berakhirnya waktu dhuhur sampai matahari mulai kemerah-merahan.
  4. Sholat Maghrib: berjumlah 3 rokaat, dimulai sejak tenggelamnya matahari di ujung barat sampai hilangnya cahaya kemerah merahan (mega merah).
  5. Sholat Isya’: jumlahnya 4 rokaat, dimulai sejak berakhirnya waktu maghrib sampai pertengahan malam.


وَقْتُ الظُهْرِ إِذَا زَالَتِ الشَّمْسُ، وَكَانَ ظِلُّ الرِّجَلِ كَطُولِهِ مَالَمْ يَحْضُرِ العَصْرُ، وَوَقْتُ العَصْرِ مَالَمْ تَصْفَرَّ الشَّمْسُ، وَوَقْتُ صَلَاةِ المَغْرِبِ مَالَمْ يَغِيبِ الشَّفَقُ، وَوَقْتُ صَلَاةِ العِشَاءِ إِلَى نِصْفِ اللَّيْلِ الأَوْسَطِ، وَوَقْتُ صَلاَةِ الصُّبْحِ مِنْ طُلُوْعِ الفَجْرِ مَالَمْ تَطْلُعِ الشَّمْسُ
Waktu sholat dhuhur ketika tergelincirnya matahari, dan bayang-bayang seseorang pada waktu itu sama panjangnya selama masih belum masuk Ashar, dan (masuk) waktu sholat ashar sampai sebelum memerahnya matahari, dan (masuk) waktu maghrib sebelum hilangnya sisa cahaya matahari waktu senja, dan (masuk) waktu sholat Isya’ sampai pertengahan malam, dan masuk waktu subuh sejak terbit fajar sodiq sampai sebelum matahri terbit. (HR.Muslim) 


No comments:

Post a Comment

Link list